Hari ini saya bersih-bersih gallery, kemudian menemukan beberapa foto bersama satu-dua teman lama, yang rasanya dulu pernah dekat tapi sekarang tidak lagi.

Saya tak tahu apa alasan-alasan khusus dua orang tak berteman dekat lagi, atau bahkan tak berteman lagi. Menjadi sepasang orang asing yang bicara seadanya, atau seperti nggak kenal sama sekali.

Motif utamanya mungkin masalah internal, membuat yang satu tak bisa memaafkan yang lain. Atau memang yang satu sengaja menjahati yang lain, hingga yang lain ogah menjadi teman lagi untuk ke depannya.

Saya pernah ada di posisi “ya sudahlah, mungkin kita nggak bisa berteman lagi”, cerita selengkapnya bisa kamu baca di sini. Iya, tentang sahabat saya yang itu.

Tapi saya juga pernah berada di posisi seperti dimusuhi orang, padahal saya yakin saya tidak merasa salah. Masalah konyol, menurut saya; gebetan sepihak. Sepihak, karena cuma dia yang naksir seorang cowok, kemudian cowoknya pelan-pelan akrab dengan saya. Saya tak merasa bahwa itu salah saya, karena saya tak pernah merasa sengaja menggoda si gebetan. Atau pernah saya bersahabat dekat dengan seorang teman cowok, lalu kemudian dimusuhi mantannya yang masih berharap mereka bisa kembali. Masalah-masalah konyol seperti ini yang juga kadang sering membuat beberapa orang tak berteman lagi.
Padahal katanya, urusan lelaki atau perempuan harusnya tak bisa memecah belah pertemanan. Oh. Itu tidak berlaku dalam prakteknya, mungkin hanya teori 😛

Well,
Everyone can be friend..
And everyone can be enemy.
Apa yang kamu ceritakan pada sahabatmu pagi ini, bisa jadi senjata bagi dia untuk menjatuhkanmu bulan depan.

Kata siapa tidak bisa?

Beware.

Posted from WordPress for Android

(Visited 16 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *