picsart_10-23-02-17-07

Sejatinya, saya orang yang cukup senang bereksperimen dengan hal-hal baru, meski hasilnya mungkin tak selalu bagus. Belakangan –ralat, sejak beberapa bulan lalu, saya mencoba membuat sesuatu dari kain flanel. Hal yang paling ‘mudah’ sebenarnya memang boneka mini, sebab sudah ada polanya dan bisa didapatkan dengan mudah di internet –apalagi kalau kamu seorang pengguna Pinterest, di sana bertaburan pola-pola lucu yang cukup bermanfaat. Jadi, untuk membuktikan hal itu, saya kemudian membeli kapas dakron. Kapas ini merupakan kapas yang sering digunakan untuk bahan membuat boneka. Saya tidak ingat membelinya berapa banyak, tapi penggunaan kapas dakron menurut saya cukup hemat. Setelah membuat 3 boneka mini, saya masih punya sisa setengah bungkus kapas.

Well,beberapa benda yang kemudian berhasil saya buat adalah pouch tisu, dan boneka. Pouch tisu berawal dari kegelisahan saya, bahwa saya pelupa dan seringkali tidak ingat untuk membeli tisu kemasan travel pack. Ini menyusahkan saya, karena di dalam tas jadi jarang ada tisu, dan lebih menyusahkan lagi jika sewaktu-waktu saya membutuhkan. Jadi, saya membuat pouch saya sendiri, selalu saya bawa di dalam tas, dan saya isi ulang secara berkala dua atau tiga hari sekali. Ternnyata bagian ini jadi lebih memudahkan saya, dan lebih hemat juga.

This slideshow requires JavaScript.

Kalau boneka, sebenarnya karena saya ingin memiliki boneka yang sesuai dengan imajinasi saya sendiri, dan saya terlalu malas untuk pre order ke toko online atau sejenisnya, jadi saya pikir mengapa saya tidak membuatnya sendiri. Hasil awalnya agak jelek, harus diakui. Boneka voodoo pertama saya, yang tadinya ingin saya buat sebagai seonggok boneka buntel, malah jadi nanggung. Kurus nggak, gendut juga nggak terlalu. Dia jadi seperti boneka voodoo yang kebanyakan ngebir, perutnya yang buncit, badannya tidak gemuk. Hmm. Sedangkan sisanya adalah boneka piggy. Tidak ada alasan khusus mengenai ini, hanya karena memang warna itulah kain yang tersisa.

Sempat saya ingin berkreasi dengan mencoba membuat boneka Baymax gendut, tapi saya belum sempat belanja kain warna putih. Semoga suatu hari kesampaian. Dan sambil menunggu, mungkin saya akan belajar merapikan jahitan, menggambar pola sendiri dengan lebih baik, dan lain sebagainya.

Semuanya tidak pernah berhenti di sini, masih banyak pula hal-hal baru yang ingin saya coba nantinya, untuk menghasilkan eksperimen-eksperimen lain. Menurut kamu, sebaiknya saya mencoba membuat apa lagi? 🙂

*

*Ditulis untuk lomba Define your creativity and show me, dari Bety Sanjaya

(Visited 72 times, 1 visits today)

2 Thoughts to “Menantang Diri Sendiri dan Mencoba Hal-hal Baru”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *