Photo Credit: Rini Bee
Photo Credit: Rini Bee

Tiba-tiba saja sore ini –yang entah kenapa, saya teringat sesuatu, sebuah portal tempat dulu saya belajar menulis sekaligus mendapatkan banyak sekali kawan baru yang rata-rata bukan sekadar kawan, tapi juga kawan baik. Ngerumpi dot com namanya, portal sederhana itu saya temukan dari hasil googling. Sederhana saja, waktu itu saya suka menulis, dan ingin mencari komunitas penulis yang aktif, yang bisa memberikan saya kritik dan saran atas tulisan sederhana saya. Saya hadir di sana sebagai seorang pelajar SMA menjelang kelulusan yang suka iseng dan acapkali menulis cerita-cerita gelap. Thriller memang genre utama saja untuk fiksi, sejak lama, sejak awal saya suka menulis fiksi mungkin.

Di sana, saya bertemu banyak orang baik, mendapatkan banyak ilmu, melihat dan mendengar berbagai drama-drama kecil maupun besar –sebagiannya sih drama percintaan para penghuninya 🙂 Saya sih ndak keberatan menampung cerita-cerita mereka, atau berbagi cerita dengan mereka semua, sebab menurut saya itu menyenangkan. Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding punya keluarga baru, menyukai hal yang sama, dan mengerti satu sama lain. Tidak ada yang lebih saya cari daripada itu ketika saya masih seorang abege beberapa tahun lalu, dan Ngerumpi Tapi Pakai Hati memberikan saya semuanya. Saya bahagia, setiap hari saya mampir ke portal, mencari-cari tulisan terbaru mereka, atau sekadar meninggalkan tulisan terbaru saya di sana.

Malangnya, setelah saya bergabung di akhir 2010 ternyata umur Ngerumpi tidaklah panjang. Ngerumpi pernah ganti tampilan, dan efek dari pergantian itu cukup besar. Entah karena tampilan barunya tak sesederhana tampilan lama, atau ada alasan lain –saya kurang paham, tapi setelah ganti tampilan baru rasanya portal itu tidak seramai dulu. Kemudian saya menyesal, mengapa tidak tahu Ngerumpi sejak lama. Tepat tahun 2013, Saling Silang resmi tutup beserta seluruh jaringan di bawahnya. Seperti tentukan dot com,  politikana dot com, bicarafilm dot com, dan sebagainya. Saya tidak pernah bergabung dengan situs selain Ngerumpi sebelumnya, jadi kesedihan saya kala itu adalah karena Ngerumpi ikut tergusur.

Dari Ngerumpi saya bertemu banyak orang baik yang sampai sekarang masih menjadi kawan dekat. Mereka adalah keluarga, teman curhat, sahabat, teman random, teman berbagi, dan berbagai teman lainnya. Salah satunya sempat menemui saya di Jogja beberapa bulan lalu, setelah bertahun-tahun kenal. Yang lainnya ternyata kakak kelas saya di kampus, yang sampai sekarang sih silaturahminya masih bagus. Ada pula yang kemudian menjadi penulis idola saya, hahaha.

Tiba-tiba saja, saya merasa rindu pada Ngerumpi. Meski kategorinya tidak banyak; hanya ada living single, relationship, family, X&Y, tapi di sana itu rasanya akur banget. Di sanalah satu-satunya tempat belajar yang selalu saya tunggu-tunggu komentarnya. Setelah Ngerumpi bubar, setahu saya para penulisnya berpindah ke blog pribadi masing-masing. Tapi nggak seaktif dulu lagi, tidak semuanya. Sebagian masih aktif dan sebagian mungkin sudah lebih sibuk dengan kehidupan di dunia nyata sehingga tidak punya waktu lagi untuk menulis di dunia maya.

Saya tidak tahu juga inti dari postingan ini apa. Setidaknya, poinnya hanya satu: saya tiba-tiba rindu lagi pada Ngerumpi, sekaligus berharap ada lagi portal yang sesederhana dan kekeluargaan seperti itu. 🙂

Mungkin suatu hari akan ada lagi, semoga saja.

(Visited 47 times, 1 visits today)

6 Thoughts to “Ngerumpi –Sebuah Kerinduan di Suatu Sore”

  1. Aaak, kangen ngerumpi..au dulu sering baca tulisan di sana. Sempat menulis 2 tulisan di san. Kangen 🙁
    Aku menulis di luar blog pribadi ya cuma di ngerumpi 🙁

  2. Jujur aja saya belum pernah ikut komunitas penulis, belum sempat juga buat mencari. Tapi sebenernya saya sudah suka menulis sejak SMP, dan mulai ngeblog waktu SMA. Mulai ikut forum” blogger, seperti Warung Blogger mulai kuliah, dan disanalah saya belajar tentang blogwalking, membaca gaya ngeblog orang”. Sempat berhenti 2 tahun karena kesibukan, kangen sih, dan akhirnya baru bisa aktif lagi sekarang. Emang ya ketika nemu temen yang punya hobi sama itu menyenangkan, serasa punya dunia lagi selain dunia nyata, hehe.
    Salam kenal ya 🙂

    1. Aku juga sejak SMP, dan SMA akhir baru gabung komunitas salah satunya ya Ngerumpi ini. Hehe. Join WB juga udah lumayan lama, sih. Kayaknya dua tahunan, sejak blog ini (dan blog satu lagi) ada. Dan, yap, menyenangkan banget 🙂 Soalnya jadi ada tempat berbagi dan mengadu (halah, bahasanya) Hahaha.

      Salam kenal juga, ya. Terima kasih sudah mampir 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *