#KentjanJakarta

#KentjanJakarta 4 – Europe On Screen

Europe on Screen 2014
Europe on Screen 2014 – Goethe Institut, Jakarta

Jadi gini, 8 Mei 2014 kemarin, akhirnya gue dan sis @bellazoditama #KentjanJakarta lagi :p walau waktunya nggak terlalu lama karena baru dimulai abis magrib. Maklum, weekday, dan sisbels juga harus ngantor, maka kita memilih lokasi yang nggak terlalu jauh. Kebetulan tanggal 3-11 Mei ada event Europe on Screen di beberapa venue di Jakarta. Tadinya mau nonton di @erasmushuis daerah Kuningan, tapi menurut Dwi @minky_monster yang hari itu jadi bintang tamu kami (halah), Kuningan malah lebih jauh dari kantor sisbel.

Alhasil, karena sisbel ngantor di daerah Gondangdia, kami memilih venue di Goethe Institut. Dari stasiun Gondangdia cukup ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit untuk tenaga cewek, 10 menit untuk tenaga cowok -_-“

Kami tiba di Goethe sekitar pukul 7 malam dan udah ramai orang yang nunggu tiket dibagikan. Menurut Dwi yang udah lebih dulu nonton di hari-hari sebelumnya, kapasitas penonton di Goethe biasanya 300an orang. Sempat juga ngobrol-ngobrol dulu setengah jam, istirahat, sebelum akhirnya ngantri tiket dan masuk. Film yang diputar malam itu adalah sebuah film Spanyol berjudul Tengo Ganas de ti atau kalau dibahasa-Inggris-kan jadi I Want You. Pemeran utama ceweknya super cantik, muka-muka latin gitu. Hahaha.

Genrenya roman dewasa, banyak adegan 18+ yang nggak disensor sama sekali. I Want You bercerita tentang seorang lelaki muda bernama Hache (Mario Casas) yang kembali dari London ke kota asalnya. Dan ketika ia kembali, otomatis ia kembali harus menghadapi masa lalu yang sempat ia tinggalkan. Kenyataan kematian saudaranya dalam sebuah taruhan balapan liar dan seorang gadis cinta pertamanya semasa sekolah –Babi. Ketika itu, Hache kemudian bertemu seorang gadis lain bernama Gin yang sering dipanggilnya Gin-tonic.

Tiket EoS 2014
Tiket EoS 2014

Kehadiran Gin ternyata mampu menyembuhkan luka Hache, tapi kemudian hal-yang-paling-sering-dikutuk-penonton-atau-pembaca-dalam-sebuah-kisah-roman hadir: Babi balik lagi ke dalam hidup Hache. Babi kayaknya masih berharap banyak, hingga kemudian Hache berada diantara dua pilihan, kembali pada Babi atau mempertahankan cintanya dengan Gin.

Tapi setelah semua alur cerita, intrik-intriknya dan yang lainnya, ternyata film ini memberikan ending yang cukup keren. Happy ending, jenis ending yang selalu gue suka. Film berakhir sekitar jam setengah 10 dan beberapa menit setelahnya gue bahkan masih jetlag. Masih mabok karena nonton adegan balap-balapannya itu. Wush! 😐

Bener, kan? Pemeran utama ceweknya cantik. ^^

Ini salah satu kutipan dari I Want You, diambil dari blog sisbels:

“Ketika aku sedang merindukan seseorang, aku akan mengambil pensil dan kertas, lalu aku akan menuliskan surat untuknya tentang perasaanku yang tidak dia tahu. Namun, surat itu tidak akan kukirimkan, karena aku akan membakar surat itu supaya perasaanku ikut terbakar bersamanya.”

Ada beberapa hal yang masih nggak terjawab hingga akhir film, seperti misalnya, kenapa Gin sudah mengenal Hache dan stalking dia sejak lama untuk kemudian difoto. Ternyata –masih menurut blog sisbel yang udah lebih dulu setor postingan, film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya (film pertamanya diputar di Europe on Screen 2013 lalu).

Well, Europe on Screen ternyata cukup menyenangkan dan banyak peminatnya. Ngantre tiketnya aja sepanjang jalan kenangan :)) tapi untungnya semua kebagian karena memang daya tampung di Goethe lumayan banyak. Semoga acara-acara seperti ini semakin sering diselenggarakan di Jakarta, karena selain free entry, juga menghibur terutama buat penganggura-pengangguran banyak acara kayak gue, yang kerjanya ngereview event-event menarik di Jakarta buat konsumsi sendiri. Muahahaha.

Sekian laporan #KentjanJakarta kali ini. Setiap kali selesai mengadakan #KentjanJakarta kita memang wajib bikin laporan di blog masing-masing sebagai review perjalanan. Entah dari mana awalnya, tapi hastag ini kelamaan jadi menyenangkan :p

Target berikutnya yang belum tercapai:

Sisbel: Planetarium Jakarta

Gue: Museum Naskah Proklamasi

 

Semoga segera!

*

Bonus jepretan :p

Suasan ngantre masuknya kayak ngantre tiket harian di Stasiun Jakarta Kota pas wiken :p
Suasan ngantre masuknya kayak ngantre tiket harian di Stasiun Jakarta Kota pas wiken :p

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ini suasana ketika gue sampai di Stasiun Gondangdia, jam-jam after office hours gitu, deh. Ini calon-calon penumpang yang akan menjelma sarden begitu kereta Bogor/Bekasi datang -_- mengenaskan.
ini suasana ketika gue sampai di Stasiun Gondangdia, jam-jam after office hours gitu, deh. Ini calon-calon penumpang yang akan menjelma sarden begitu kereta Bogor/Bekasi datang -_- mengenaskan.
(Visited 1,136 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *