image
Big thanks to @JungJawa atas desain logo 1 tahun BFG ini.

Tepat awal 2014 lalu, mamih Anastasye Natanel atau @naztaaa, menghubungi gue lewat BBM. Katanya, mau gabung dalam sebuah grup amal nggak? Gue awalnya ragu, karena waktu itu siapalah gue. Maksudnya, punya waktu banyak juga nggak, karena lagi kuliah. Punya duit banyak juga nggak, karena masih kuliah. Gue tanya, apa yang bisa gue lakuin untuk grup itu. Mamih bilang, kita bakal menggalang dana untuk korban banjir Manado (yang waktu itu lagi happening beritanya, disambung dengan kasus Sinabung, dan lainnya). Cara penggalangan dananya adalah dari lelang buku. Kami dikumpulkan sekitar 18 atau 20 orang di dalam 1 grup, kemudian saling berkenalan. Gue awalnya cuma kenal satu dua orang di grup itu. Tapi kelamaan jadi kenal juga sih semuanya. Grup itu, kami beri nama Bookaholicfund Game, disingkat BFG.

Mengapa ‘Game’?
Banyak orang mengira, huruf G dari BFG adalah ‘group’, tapi sebenarnya di awal penciptaan nama, itu ‘game’. Karena tujuan kami adalah menggalang dana dengan sesuatu yang kami senangi. Kami suka membaca, jadi kami menggalang dana lewat buku. Seperti taglinenya, buku untuk kemanusiaan. Jadi, kita diajak ‘bermain’ lelang untuk kemudian mendonasikan dananya kepada Saudara-saudara yang membutuhkan.

Cibiran orang.
Ada beberapa pihak yang terkesan meremehkan atau menertawakan dari jauh mengenai BFG yang kami bentuk. Buat apa, sih? Kan udah banyak acara lelang lainnya. Bahkan lelangnya diadakan selebtwit dan yang terkumpul lebih banyak karena mereka lebih terkenal. Ya, kami cuma bisa bilang why not? Selama masih ada yang peduli untuk ikut mengumpulkan donasi, kenapa tidak? Itung-itung menambah donasi buat yang membutuhkan, kan?
Kemudian ada yang menganggap, lebih baik membeli buku yang bersangkutan di toko buku saja, karena kesannya mahal banget kalo beli di lelang BFG. Ya, kami juga nggak bisa bilang apa-apa. Followers mau ikut lelang atau tidak, kembali pada pilihan mereka masing-masing. Dan kami bukan Tuhan, pun bukan malaikat. Kami tak bisa menambah kadar pahala kalian secara otomatis, usai kalian menang lelang. Tapi satu hal yang berani kami pastikan, donasi kalian berapapun jumlahnya, telah ikut serta menyambung hidup banyak orang di luar sana. 🙂

Perjalanan BFG.
Pada pelaksanaannya, BFG memang nggak selalu mulus. Ada satu dua masalah bahkan masalah internal yang sempat menghadang. Masalah perdebatan antar kru, masalah ini itu. Tapi akhirnya kami mampu melewati semuanya hingga BFG genap berusia setahun. Sekilas, sempat ada followers yang menganggap kru BFG seperti memaksakan diri untuk kompak. Seperti misalnya, satu kru tidak setuju pada suatu hal dan kemudian ngetweet, maka kru lain juga akan berpendapat sama. Biar kami jelaskan, Bung, di dalam grup intenal pun, antar kru bisa saling selisih pendapat. Jadi, kalau memang kebetulan di ranah umum beberapa kru sedang berpendapat sama pada suatu hal, itu sama sekali bukan rekayasa. Kami tak perlu rekayasa untuk terlihat kompak. Beberapa anggota juga datang dan pergi, kok. Itu biasa dalam sebuah kelompok. 🙂

Tentang Lelang
Dan setelah menyumbang ke beberapa tempat, lelang akbar Januari ini sudah dilakukan dari tanggal 10 hingga 16 Januari 2015 kemarin. Seluruh donasi yang terkumpul dari lelang akbar akan disumbangkan ke Rumah Harapan milik Mbak @JustSilly. Semua laporan lelang dan laporan keuangan, bisa kalian baca sendiri di blog kami.

Selanjutnya, setelah ini, semoga bookaholicfund bisa lebih baik lagi dalam bekerja, bisa menambah program-program baru yang lebih keren, dan terus menyalurkan donasi kalian bagi mereka yang membutuhkan 🙂

Ya, semoga saja.

Untuk mamih @naztaaa selaku founder dan ketua BFG periode 2014-2015, terima kasih banyak sudah membawa gue pada orang-orang hebat seperti Kru BFG 🙂 segala tujuan, visi misi kita tak akan berubah, meski kepengurusan dirolling dan jabatan ketua berpindah. Semoga dengan ini, kita semakin kompak, semakin tumbuh dan dewasa.

Selamat 1 tahunan, Bookaholicfund 🙂
Keep solid.

Cheers!
@Kopilovie,
(Divisi Lelang BFG)

image
Kru BFG
image
Nah, selain lelang, kami juga pernah mengadakan project menulis, dan judul bukunya adalah Persembahan Pada Bumi. Kalian sudah baca? 🙂
image
Sebagian kru dengan ketua periode 2014-2015. Foto: April 2014
image
Tadaaa. Foto sama kaos BFG :))

Posted from WordPress for Android

(Visited 23 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *