#NulisRandom2015

#NulisRandom2015 – Katanya Cinta, Tapi…

image

Saya tidak tahu dari mana datangnya screenshot ini. Karena ketika saya membongkar gallery ponsel, mendadak gambar ini sudah ada. Entah grup mana dan siapa yang share. Karena selama beberapa hari ini pun, saya tak begitu sempat mencermati chat di grup satu per satu.

Well,
Walau nggak tahu siapa yang share dan nggak kenal sama yang punya status tersebut, tapi saya ingin sekali menertawakan beliau itu.

Saya memang bukan anak pencinta alam (seperti yang ia akui untuk dirinya sendiri), tapi saya orangnya masih nggak tegaan kalau buang sampah di tempat umun, terlebih yang tsakep semacam gunung.

Katanya cinta,
Ngakunya..
Tapi kok dirusak sih alamnya?

Sederhananya, jika benar kamu mencintai sesuatu, kamu takkan merusaknya.
Jika kamu mencintai perempuan, kamu takkan menjerumuskannya.
Jika kamu mencintai seekor binatang yang kamu pelihara dari bayi, kamu pasti tidak rela menjadikannya hidangan makan malam.

Mencintai berarti menjaga. Koreksi jika saya keliru. Kalau pun memang saya keliru, berarti itu sama saja dengan membenarkan buang sampah di atas gunung?

Biar saya panggilkan kawan-kawan lain yang penyuka alam, agar kamu ditertawakan habis-habisan.

Menyoal status itu, saya pernah mendapati kasus serupa di commuterline jabodetabek. Ketika ada anak muda buang sampah jajanan sembarangan.

Waktu itu, pemuda tanggung itu berkata bangga pada teman-temannya, “biarin, kan di stasiun ada tukang bersih-bersihnya. Biar mereka ada kerjaan.”

Idih, dulu bos saya yang expatriat saja cukup sadar untuk selalu buang sampah pada tempatnya. Itu big boss. Sedangkan kalian anak-anak muda yang belum jadi apa-apa, masa  mentalnya sudah begitu?

Pantes hidupmu masih gitu-gitu aja. Abisnya, suka berpikiran sempit kayak gang di pinggiran Jakarta, sih πŸ™‚

πŸ˜›

Posted from WordPress for Android

(Visited 90 times, 1 visits today)

2 thoughts on “#NulisRandom2015 – Katanya Cinta, Tapi…

  1. Setuju kak, mencintai itu harusnya menjaga. Heran sama orang yang gak peduli tapi sok peduli. Kalau pun nggak ada tempat sampah disebelahnya kan ada saku nganggur buat nampung sampah sementara sebelum nemu tempat sampah *curhat* πŸ˜€
    Oh ya, salam kenal Kak πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *