#KentjanJakarta

Melepas Penat di Jung Coffee

Postingan ini agak terlambat sebenarnya, tapi setidaknya lebih baik ketimbang tidak sama sekali. Kali ini saya ingin bercerita tentang sebuah kedai kopi yang beberapa waktu belakangan kerap saya datangi. Kedai kecil yang terletak di belakang kampus Universitas Negeri Jakarta ini punya suasana yang asyik dan mampu membuat saya betah duduk berlama-lama.

Saya mengenal nama Jung Coffee karena seorang teman menawari saya dan tim untuk mengadakan acara launching buku di sini. Kami kemudian berkenalan dengan owner dan kru Jung Coffee yang ternyata semuanya lelaki! Haha, ternyata mereka punya alasan tersendiri mengapa tidak mempekerjakan perempuan. Tapi tak usahlah saya bahas di sini, yang jelas, walaupun mereka pejantan semua, tapi masakannya nggak kalah yahud sama racikan kopinya.

Dok. Jung Coffee untuk acara Launching Hilangnya Maryam dan Perkara-Perkara Lain, Januari 2016 lalu

Jung Coffee menyulap sebuah rumah menjadi kafe mini dengan harga terjangkau, dan enak buat nongkrong. Makanan favorit saya di sini adalah roladenya, sedangkan untuk minuman, saya paling suka Macchiato buatan ownernya, yang sampai sekarang masih belum sempat saya tagih kelas private racik kopinya.

Favorit saya. Macchiato. (Dok. Pribadi)

Selain itu, konon Jung juga sering kedatangan tamu dari kalangan penulis dan blogger, juga penyair. Mereka bahkan juga mengadakan berbagai acara di sini. Sudah saya bilang, kan, bahwa Jung termasuk asyik untuk duduk berlama-lama. Lebih asyik lagi jika ada acara literasi. Nah, seolah mendukung hal ini, pihak Jung menyediakan sebuah sudut tempat menyusun buku dan majalah. Buat kamu yang merasa bosan dan nggak tahu mau ngapain, bisa memilih buku yang ada di sana lalu membacanya. Atau kamu ngantuk, barangkali? Tenang, tidak hanya buku, di Jung juga ada beragam permainan seperti kartu remi, UNO stacko, UNO kartu, catur, ular tangga, bahkan saya sempat melihat sebuah gitar nganggur! Hehe.

tuh kan, enak buat nongkrong! (Dok. Jung Coffee)
Bar di bagian depan. (Dok. Pribadi)

Untuk harga menunya juga bisa dibilang murah. Pas di kantong. Justru karena kafe mini ini ada di dekat kawasan kampus, jadi harga menunya wajar dan tidak mencekik dompet. Baristanya juga ramah dan siap menanggapi pesanan kopi, makanan, atau bahkan keluh kesahmu kritik dan saranmu.

Brand ambassador, hahaha.

Masih penasaran? Kamu bisa mengintip akun @Jung_Coffee di twitter, atau @JungCoffee di Instagram. Alamat lengkapnya ada di Jl.Rawamangun Muka Barat C12, Jakarta Timur.

Dok. Jung Coffee

Kapan-kapan, kalau mampir, siapa tahu bertemu saya lagi arisan di sana bareng teman-teman blogger lain 😛 hahaha. Dan, oh ya, bisikan dari ownernya, sih, katanya Jung Coffee akan membuat perpustakaan sendiri. Hihi.

Dok. @Unidzalika | Sekalian ngiklan, ini semua fotonya di Jung Coffee!

 

(Visited 181 times, 1 visits today)

6 thoughts on “Melepas Penat di Jung Coffee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *