Coretan

Mengenang Hidup Lewat Tulisan

Gambar dari sini

Entah kenapa, hari ini saya mendadak berpikir tentang catatan harian. Dulu, sewaktu masih kanak-kanak, saya punya banyak ‘buku diary’ ala anak kecil yang dijual di pasaran dengan berbagai gambar/warna. Tapi, dulu saya masih cukup kecil untuk menuliskan sesuatu dengan teratur di sana, jadi saya hanya mengisinya dengan gambar-gambar atau coretan lirik lagu. Sekarang, bertahun-tahun setelah itu, saya terpikir lagi mengenai catatan harian.

Mungkin beberapa dari teman yang blogger akan memotong postingan ini dengan sahutan, “gampang, tinggal buat blog lalu private.”

Berhubung akun WordPress saya hanya satu, dan itu pun terkadang saya share bersama tim IT yang mengurus domain dan hosting (jika web down dan saya tidak punya waktu lagi untuk mengurusnya sendiri), maka saya merasa riskan jika menuliskan hal-hal pribadi di blog. Dan risih, mungkin, tepatnya. Bukankah sesuatu seperti catatan harian dan curhatan adalah sebuah lembar yang selalu ingin kita penjarakan rapat-rapat agar tidak terbaca orang lain –termasuk orang terdekat sekalipun?

Kemudian, ketika zaman sudah semakin berkembang, hadir juga aplikasi-aplikasi ponsel berjudul ‘diary’ yang memiliki fasilitas gembok. Semua curhatan dijamin aman karena dilindungi kata sandi. Tetapi, bahkan teknologi secanggih ini masih membuat saya ragu. Bagaimana seandainya jika ponsel saya rusak atau hilang? Semuanya juga akan lenyap. Sedangkan menulis di buku harian secara konvensional, tidak masuk dalam rencana saya di waktu dekat ini –sebab buku harian dengan cara seperti inilah yang paling gampang ditemukan lalu dibaca oleh orang lain. Tapi mungkin saya akan mencobanya jika sudah menikah nanti. Menuliskan catatan harian pribadi di suatu buku, lalu menyuruh pasangan saya menuliskan hal yang sama di bukunya sendiri, kemudian kami akan tukar buku tersebut di akhir tahun dan membacanya sebagai refleksi diri. Ide yang menarik, tentu saja. Seorang teman saya juga telah membuat surel untuk jodohnya di masa depan. Surat-surat elektronik itu dikirimkannya pada sebuah email khusus yang dibuat untuk si jodoh dan akan diserahkan ketika ia menemukan jodoh sejatinya kelak. Sungguh, orang-orang yang suka menulis barangkali punya sejuta ide serta cara untuk mengenang kehidupan mereka, dan saya ingin menjadi bagian dari hal itu.

Kemudian, hingga sore ini saya masih berpikir bagaimana caranya membungkus cerita-cerita hidup saya dalam sebuah catatan rahasia. Catatan itu harus terkubur dalam-dalam dan tidak bisa diakses orang lain, bahkan tak bisa diretas. Jika saya menggunakan akun-akun yang telah ada, hanya dengan mengetahui alamat surelnya, seseorang mungkin bisa meretasnya jika sesuatu terjadi pada saya.

Tetapi, saya ingin agar catatan itu menjadi milik saya pribadi, dan tidak dibaca siapa-siapa. Maka, saya kemudian membuat surel baru khusus untuk mengakses Google Drive, lalu menyimpan catatan di sana. Kali ini, saya yakin bahwa catatan-catatan yang saya penjarakan itu tidak akan dibaca orang, sebab saya takkan membagikan alamat surelnya kepada siapa-siapa, dan saya tidak harus takut kehilangan catatan sebab telah tersimpan dengan rapi –serta bisa diakses selama ada jaringan internet. Saya juga tidak membutuhkan ruang yang besar untuk menumpuk-numpuk buku catatan harian di kamar, atau menguncinya dengan gembok. Saya juga bisa mengetik catatan dengan lebih gampang, karena bisa mengaksesnya dari web.

Entah kenapa, kemudahan itu kemudian terpikirkan begitu saja, dan malah saya dapatkan dari layanan yang sehari-hari hanya saya gunakan sebagai media untuk menyimpan dokumen kantor.

Jadi, begitulah cara saya mengenang hidup. Semoga lima atau sepuluh tahun lagi, saya masih menulis di sana, dan saya akan menyempatkan diri, meluangkan sehari di akhir pekan, untuk membaca ulang semuanya. Mungkin sesekali menertawakan semuanya juga.

Ini akan menjadi hal kecil yang menarik.

Lalu, bagaimana caramu mengenang hidup?

(Visited 101 times, 1 visits today)

3 thoughts on “Mengenang Hidup Lewat Tulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *